Power Position V Credibility Dalam Membangun Guiding Coalition

4 Change Leader

Dalam tahap membangun guiding coalition ada 4 kunci karakteristik yang harus dibangun, yakni positional power, expertise, credibility, dan leadership. Dalam pandangan saya 4 karakteristik kunci tersebut adalah 4 aspek yang harus dimiliki oleh pemimpin yang hendak melakukan perubahan. Secara umum dari keempat karakteristik itu, adalah kekuatan yang diberikan karena adanya sebuah posisi. Apalagi perusahaan merupakan sebuah institusi formal.

Coba bayangkan bila pemimpin perubahan bukan merupakan seseorang yang memiliki kekuasaan secara formal. Kendati ia memiliki kemampuan yang cukup, kredibilitas yang baik dan kepemimpinan yang baik, apakah mungkin karyawan mau mengikuti perubahan yang dilakukan? Akan tetapi bila hanya mengandalkan kekuasaan dari posisi saja tidaklah cukup, bila tanpa dibarengi dengan kemampuan, kredibilitas dan kepemimpinan. Kekuasaan formal adalah satu cara untuk mendapatkan kepastian bahwa proses perubahan bisa dilakukan atau bisa dimulai oleh seorang pemimpin perubahan, kemampuan, kredibilitas dan kepemimpinan adalah 3 karakteristik yang mendukung kepercayaan karyawan terhadap si pemimpin perubahan untuk melakukan perubahan.

Jadi pendapat bahwa karyawan lebih mempercayai posisi pemimpin ketimbang kredibilitas pemimpin menjadi benar adanya. Tapi hal tersebut tidak berhenti sampai disitu saja. 3 karakteristik lainnya adalah penting bagi karyawan untuk terus mempercayai proses perubahan yang sedang diarahkan oleh pemimpin.

Kisah sukses Charles Ghosn yang melakukan turn around di Nissan kembali dapat menjadi contoh yang tepat terhadap hal ini. Charles Ghosn merupakan CEO Nissan yang ditunjuk oleh Renault untuk melakukan perbaikan disana. Hal ini menunjukkan adanya positional power sebagai modal awal bagi dirinya untuk melakukan proses perubahan. Charles Ghosn setelah menginformasikan kepada karyawan Nissan mengenai pentingnya untuk melakukan perubahan dan mengkomunikasikan apa saja yang perlu dilakukan, Ghosn melakukan kunjungan kepada karyawan-karyawan dan mengkomunikasikan visi perubahan yang hendak ia lakukan. Hal ini dapat dipandang untuk membangun rasa kepercayaan karyawan terhadap dirinya dan proses perubahan yang dilakukan. Hal ini juga dapat dipandang sebagai upaya untuk membangun kredibilitas dirinya dimata karyawan.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap karyawan memiliki rasa dan kepentingan yang sama terhadap perubahan agar terbentuk koalisi yang kuat, koalisi yang sama-sama bergerak untuk mensukseskan perubahan. Sehingga tidak ada orang-orang yang ingin memanfaatkan kepentingan perubahan untuk mendapatkan manfaat pribadi dari adanya proses perubahan. Dalam kasus Nissan, Ghosn juga merangkul karyawan-karyawan dari Jepang dan juga tim yang ia datangkan untuk memastikan Nissan Recovery Plan yang ia susun dieksekusi dengan baik dan benar.

Ini menandakan bahwa proses perubahan yang dilakukan Ghosn sejatinya tidak mengikuti urutan proses langkah perubahan Kotter. Ghosn pertama membangun sense of urgency, menetapkan visi, mengkomunikasikan visi dan baru kemudian membangun koalisi. Jika seorang pemimpin ingin melakukan proses perubahan sesuai dengan urutan 8 langkah perubahan Kotter, bahwa setelah membangun koalisi lalu menetapkan visi perubahan, maka koalisi yang dibangun haruslah memiliki kesamaan yang kuat dalam membangun visi.

Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk membangun hal ini, yakni melibatkan koalisi untuk aktif dalam proses perubahan atau menerapkan  “tangan besi”. Disini kepemimpinan yang kuat menjadi kata kunci dalam mempertahankan koalisi jika koalisi tidak menyetujui visi yang ditetapkan ataupun ketika proses perubahan yang dilakukan malah menurunkan value dari pemimpin. Terkadang ditengah perubahan yang dilakukan ketika ada penolakan, acapkali kepemimpinan model “tangan besi” adalah jalan yang paling realistis untuk dilakukan. Praktek “tangan besi” ini termasuk diantaranya “menyingkirkan” orang-orang yang tidak memiliki kesepahaman terhadap visi perubahan yang hendak dituju.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s