Menentukan Arah Strategis Perusahaan, Memandang Kedalam Atau Keluar?

Boeing

Ada dua kutub yang berbeda perspektif dalam menentukan arah strategis perusahaan. Ada yang mengatakan bahwa dalam menentukan arah strategis perusahaan harus mengutamakan pengetahuan yang baik terhadap kekuatan internal baru kemudian mencari peluang berdasarkan kekuatan internal. Metode ini dikenal dengan inside out. Ada juga yang mengatakan bahwa perusahaan harus melihat apa yang terjadi diluar, dan baru melihat kedalam. Manakah yang lebih baik?

Untuk menjawab hal tersebut, keputusan Boeing meluncurkan pesawat jet Boeing 707 bisa menjadi pelajaran berharga. Pertama Boeing memiliki value yang terus dipegang teguh yakni sebagai perusahaan petualang. Boeing suka menciptakan sesuatu yang besar dan melakukan petualangan. Bagi Boeing, lebih baik tidak berada dalam bisnis yang tidak memungkinkan Boeing untuk melakukan hal tersebut. Inilah yang menjadi dorongan Boeing dari dalam. Tidak ada hubungannya sama sekali dengan sisi luar.

Lalu kemudian, apa yang terjadi di dunia luar atau faktor eksternal saat itu? Semua faktor tidak mendukung bagi Boeing. Perang dunia saat itu sudah berakhir. Dan permintaan terhadap pesawat militer yang menjadi salah satu fokus bisnis Boeing ketika itu terus menurun. Kondisi lainnya adalah terjadinya perubahan teknologi dari baling-baling menjadi tenaga jet.

Apa yang kemudian Boeing harus lakukan? Boeing sudah memiliki teknologi jet. Mereka juga punya pengalaman dalam menciptakan pesawat-pesawat berskala besar. Dan kita tahu bahwa Boeing kemudian akhirnya memproduksi 707. Boeing mengajarkan kepada kita untuk jujur pada kekuatan diri sendiri dan jujur pada faktor ekternal yang kita hadapi.

Barangkali sebenarnya, memang tidak perlu ada perbandingan ataupun pertanyaan perspektif mana yang lebih baik diantara keduanya. Dari faktor internal kita mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan. Dari faktor eksternal kita mengetahui ancaman dan peluang. Dalam disiplin ilmu manajemen, pendekatan ini merupakan pendekatan Analisis SWOT.  Keduanya bisa memberikan perspektif yang lebih lengkap dalam menentukan arah strategis perusahaan. Kepekaan dan kejujuran dalam mengidentifikasi kekuatan internal dan faktor eksternal akan memberikan gambaran utuh mengenai arah strategis perusahaan atau kemana perusahaan akan dibawa.

Kalaupun pertanyaan diatas haruslah dijawab, barangkali jawaban yang bisa dikedepankan adalah dalam menentukan arah strategis perusahaan, sebuah perusahaan haruslah memiliki dorongan yang kuat dari dalam (internally driven) dan sadar serta peka terhadap kondisi eksternal (externally aware).

 

Dikembangkan dari The Greates Business Decisions of All Time oleh Verne Harnish, Fortune Books, 2013

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s