Statistik Kinerja Bank Umum di Indonesia Tahun 2015

Indonesian Banking Statistic 2015 1

Secara umum kinerja industri perbankan nasional di tahun 2015 tetap menunjukkan pertumbuhan ditengah-tengah kondisi perekonomian yang terbilang masih tidak pasti di tahun 2015. Total asset industri perbankan nasional tercatat sebesar Rp6.234 triliun, tumbuh sebesar 9,28% dari pencapaian tahun 2014 sebelumnya sebesar Rp5.705 triliun. Pertumbuhan rata-rata total asset perbankan dalam 5 tahun terakhir mencapai 13,90%.

Aset Bank Umum tercatat sebesar Rp6.132 triliun per 31 Desember 2015, meningkat 9,21% dari tahun sebelumnya. Dana Pihak Ketiga tercatat sebesar Rp4.413 triliun, meningkat 7,26% dari tahun sebelumnya. Penyaluran kredit tercatat sebesar Rp4.092 triliun per 31 Desember 2015, meningkat 10,40% dari tahun sebelumnya. Untuk laba sebelum pajak, tercatat sebesar Rp104 triliun per 41 Desember 2015, menurun 6,72% dari tahun sebelumnya.

 

Indonesian Banking Statistic 2015 2

Untuk bank umum, pertumbuhan total asset tercatat mencapai 9,21% (YoY 2014-2015) dari Rp5.615 triliun per 31 Desember 2014 menjadi Rp6.132,58 triliun per 31 Desember 2015. Dilihat berdasarkan jenis kepemilikannya, Bank Persero (BUMN) menguasai 37,72% total asset bank umum, sedikit terpaut dibawah Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang menguasai 38,54% total asset bank umum. Bank Umum Pembangunan Daerah berada di posisi ketiga dengan 7,76% total asset bank umum, sedikit diatas Bank Asing yang mencapai 7,72% dari total asset bank umum.

Indonesian Banking Statistic 2015 3

Dana pihak ketiga Bank Umum tumbuh sebesar 7,26% dari tahun 2014 yang tercatat sebesar Rp4.114 triliun menjadi sebesar Rp4.413 triliun pada akhir tahun 2015. Komposisi dana pihak ketiga bank umum didominasi oleh simpanan berjangka yang tercatat sebesar Rp2.029 triliun per 31 Desember 2015 atau 45,99% dari total dana pihak ketiga bank umum, disusul tabungan sebesar Rp1.396 trilun per 31 Desember 2015 atau 31,63% dari total dana pihak ketiga bank umum dan giro yang mencapai sebesar 987 triliun per 31 Desember 2015 atau mencapai 22,38%. Hal ini menggambarkan tingkat rasio CASA (Current Account Saving Account) atau rasio dana murah yang mencapai 54,01%, menandakan beban bunga yang cukup tinggi pada bank.

Pangsa pasar dari Dana Pihak ketiga bank umum dikuasai oleh bank umum swasta nasional devisa dengan pangsa pasar mencapai 41,27%, disusul oleh bank persero dengan 39,31%. Bank Pembangunan Daerah berada di tempat ketiga dengan pangsa pasar mencapai 8,08%, disusul bank asing, bank campuran dan bank umum swasta nasional non devisa dengan pangsa pasar masing-masing 4,31%, 3,69% dan 3,33%.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s