Bisnis Barbershop Yang Potensial Untuk Segmen Pria Modern di Jakarta

Montana Barbershop

Gara-gara sering diajak berdiskusi sama sahabat saya, Andri Firmansyah soal Montana Barbershop, saya jadi penasaran dengan usaha barbershop yang ada di kota besar seperti di Jakarta. Dan gara-gara diskusi itu juga, saya jadi baru ngeh dan sadar bahwa disekitar rumah saya saja ada belasan barbershop yang bisa saya akses kurang dari 30 menit saja, termasuk tentunya Montana Barbershop yang berlokasi di Jl. Margasatwa No. 64 A.

Terus terang saya sangat-sangat jarang mengunjungi barbershop. Selain harganya yang menurut saya relatif mahal, frekuensi saya bercukur hanya 1,5 bulan sekali. Itupun langsung di botakin. Karena langsung dibotakin, makanya saya lebih memilih cukur di tempat pangkas rambut yang paling mahal hanya menghabiskan 15.000 rupiah saja. Pengalaman saya cukur rambut di barbershop adalah dengan Paxi dan Shortcut. Itupun hanya sekedar iseng mencoba, walaupun saya sadar mencukur di barbershop dengan pangkas rambut biasa jelas berbeda dan karenanya sebenarnya tidak bisa diperbandingkan satu sama lain.

Saya kemudian mencoba sebuah riset dan analisa kecil-kecilan. Tapi memang data mengenai industri barbershop sangatlah sulit dicari, dalam artian jika anda ingin mencari tahu pangsa pasar, kondisi industri barbershop, jumlah outlet barbershop hampir-hampir mustahil ditemukan. Dari hasil browsing saya dari sejumlah artikel yang dituliskan oleh sejumlah blogger, ada beberapa nama atau brand barbershop yang sering disebut-sebut seperti Barber Box, Paxi, Ugo. Ada juga brand Barbershop yang sudah memiliki puluhan outlet berkat strategi waralaba yakni Lanang Barbershop.

Yang menariknya juga adalah adanya barbershop yang mengkombinasikan kedai kopi (coffe shop) dengan barbershop seperti yang dilakukan oleh Damn Chop Shop dengan Coffe Bluer. Montana Barbershop juga melakukan strategi ini dengan lokasi Montana yang berada di sebuah kedai kopi bernama Coffeelife. Mungkin saja strategi ini melihat dari gaya hidup masyarakat modern yang suka berkunjung ke kedai kopi.

Dari sisi harga, masing-masing barbershop menawarkan range harga berbeda, dengan kisaran antara Rp30.000 s/d Rp100.000. Dalam pandangan profesional saya, harga yang paling ideal untuk layanan barbershop standar (hanya potong rambut saja) ada dikisaran Rp50.000. Tidak terlalu murah sehingga dianggap tidak eksklusif, namun juga tidak terlalu mahal, sehingga masih terjangkau.

Sayangnya, ada beberapa kendala yang bisa jadi menghambat bisnis barbershop ini, yakni diantaranya biaya yang masih relatif tinggi untuk memulai usaha barbershop dengan brand sendiri ataupun dengan mekanisme franchise. Andri Firmansyah menuturkan bahwa untuk memulai usaha barbershop berkisar puluhan juta, bahkan mencapai ratusan juta, dan itu pun belum termasuk biaya sewa ataupun lokasi berusaha. Selain itu, faktor mencari caster/ barber ataupun pemangkas rambut bisa menjadi kesulitan tersendiri bagi mereka yang membangun usaha barbershop sendiri dari awal.

Seiring dengan meningkatnya jumlah masyarakat ekonomi kelas menengah, dan meningkatnya gaya hidup modern khususnya pria “metroseksual” yang punya kebutuhan dan keinginan untuk tampil menarik, rapih dan necis, sepertinya bisnis barbershop belakangan memang makin terus bertumbuh. Meskipun memang tidak persis diketahui berapa jumlah outlet barbershop yang ada di kota besar seperti di Jakarta, sehingga tidak bisa diketahui dengan pasti apakah industri barbershop ini mengalami pertumbuhan atau tidak dan jika bertumbuh, berapa tingkat pertumbuhan. Namun dengan asumsi meningkatnya masyarakat kelas menengah dan berkembangnya gaya hidup modern, bisnis barbershop diyakini masih cukup potensial.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

 

Sumber Foto

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s