Stop Kontak dan Kenyamanan Customer Dalam Ruang Tunggu

Ruang Tunggu Klinik Perawatan Kulit

Beberapa hari yang lalu saat sedang liburan ke Bandung, saya menemani istri mengunjungi MD Clinic, salah satu klinik perawatan kulit yang berada di Jl. Aceh. Ada pemandangan menarik yang saya temui pada ruang tunggu klinik perawatan kulit tersebut, yakni penampakan stop kontak pada setiap kursi yang ada dalam ruang tunggu.

Saya kira penampakan stop kontak yang ada pada setiap kursi adalah hal positif yang dapat meningkatkan kenyamanan customer dan calon customer dalam menunggu diruang tunggu. Kita tahu bahwa handphone (smartphone) telah menjadi bagian hidup yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Smartphone juga telah menjadi senjata yang ampuh dalam menghabiskan waktu, apalagi ketika menunggu. Ini merupakan contoh kepekaan dari sebuah jasa layanan yang sangat memperhatikan prilaku para konsumennya.

Saya jarang sekali melihat ada tempat-tempat di Jakarta yang menerapkan hal ini. Sedangkan di Bandung, selain MD Clinic, tempat makan yang bernama Warunk UpNormal juga menerapkan hal yang sama. Paling maksimal di Jakarta, saya hanya melihat ada satu atau dua stop kontak saja yang bisa dipergunakan oleh customer dan calon customer untuk men-charge handphone atau laptop.

Ruang tunggu dikebanyakan tempat, paling maksimal hanya menyediakan televisi dan setumpukan majalah edisi lama yang bisa dilihat dan dibaca oleh customer dan calon customer dalam menunggu. Alhasil para customer dan calon customer bisa menjadi bosan dan jenuh, dan merasa tidak nyaman berada didalam outlet kita.

Karenanya, penempatan stop kontak pada setiap kursi, mungkin bisa menjadi referensi buat para profesional yang bekerja pada fungsi pengembangan outlet, atau rekan-rekan yang memiliki outlet sendiri (cafee, restoran, barbershop, salon, bengkel dan lain sebagainya). Menyediakan banyak stop kontak untuk setiap customer dan calon customer yang berkunjung dapat meningkatkan kenyamanan sehingga betah berlama-lama di outlet kita. Peluangnya adalah ketika orang berlama-lama di outlet kita adalah transaksi pembelian yang semakin banyak.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s