Barbertruck, Inovasi & Evolusi Tukang Pangkas Rambut “Dibawah Pohon Rindang”

Barbertruck Indonesia

Ketika awal bulan lalu saya berkunjung di Bandung, saya menemukan sebuah pemandangan menarik. Sebuah truck semacam food truck namun bertuliskan barbertruck. Asumsi awal saya, berdasarkan tulisan barber tersebut, barbertruck adalah barbershop keliling. Sebuah konsep yang sangat menarik menurut saya. Pertama, tentu akan memberikan pengalaman yang berbeda dan unik dibandingkan mencukur rambut di barbershop ataupun salon. Kedua, karena bentuknya truck dan sifatnya jelas mobile, maka barbertruck memiliki fleksibilitas dalam “menjemput” bola ke konsumen. Akankah barbertruck menjadi “ancaman” bagi barbershop konvensional? Atau mungkinkah barbershop melirik barbershop sebagai salah satu alternatif outlet mereka?

Ketika pertama kali menjumpai “penampakan” dari barbertruck tersebut, saya langsung buru-buru menghubungi sahabat saya, Andri Firmansyah, owner dari Montana Barbershop. Dalam pemikiran saya, di Jakarta saya belum menemui penampakan “barbershop keliling” seperti yang ada di Jakarta. Saya tidak tahu apakah dalam perkembangan terkininya, barbershop dengan menggunakan moda transportasi truck sudah bisa ditemui di Jakarta atau tidak.  Saya bahkan sempat berkelakar bahwa barbertruck sebenarnya meniru konsep tukang cukur dibawah pohon rindang yang juga sama-sama mobile (bisa berpindah-pindah tempat). Namun tentunya lebih nyaman karena mungkin ditambah dengan fasilitas pendingin ruangan.

Barbertruck, selain menawarkan pengalaman yang unik dan lebih mobile, tentu memiliki sejumlah kendala yang harus dipertimbangkan. Pertama karena sifatnya berpindah-pindah tempat, dalam pengoperasiannya akan muncul biaya bensin, biaya listrik (untuk mengoperasikan peralatan barber), dan belum lagi biaya tak terduga seperti misalnya biaya pungli, atau biaya “keamanan”. Selain itu ada baiknya bagi anda yang ingin berinvestasi dalam bentuk franchise untuk terlebih dahulu memperbandingkan antara biaya sewa ruko dengan biaya pembuatan truck atau minivan. Memang, sepengetahuan saya saat ini Barbertruck Indonesia pun belum menawarkan mekanisme franchise, dan belum ada barbershop konvensional yang menawarkan franchise dalam bentuk barbershop dengan moda transportasi truck.

Kendala lainnya, adalah belum terbiasanya masyarakat dalam melakukan kegiatan pangkas rambut “didalam mobil atau truck”. Namun dengan mempertimbangkan mudahnya masyarakat Indonesia khususnya di kota-kota besar di Indonesia terpikat dengan segala sesuatu yang kebaruan atau “kekinian”, maka sebenarnya yang diperlukan hanyalah sosialisasi yang terstruktur dan terencana dengan baik saja. Selain itu, karena sifatnya yang mobile, barbershop dengan moda transportasi truck disatu sisi menawarkan fleksibilitas dalam sisi lokasi, disatu sisi juga menyulitkan orang untuk mencarinya. Artinya manajemen barbertruck harus mengupdate jadwal lokasi dari barbertruck. Jangan khawatir, anda cuma perlu aktif update di sosial media untuk dapat melakukan hal tersebut.

Apakah kehadiran barbertruck Indonesia dapat mengancam barbershop konvesional yang hanya menetap di satu lokasi? Kemungkinan besar iya. Tapi setidaknya tidak dalam waktu dekat ini. Malah akan ada kemungkinan bagi pengusaha lainnya yang ingin masuk kedalam jasa barbershop akan melirik untuk masuk dengan konsep yang sama.  Yang menjadi repot adalah jika barbershop konvensional mulai mempertimbangkan untuk masuk menyasar segmen ini dengan memiliki barbershop dengan moda transportasi truck. Langkah ini bisa dipertimbangkan oleh barbershop untuk menjadi alternatif menjangkau para customernya. Barbershop dengan moda transportasi truck juga dapat menjadi media promosi bagi barbershop konvensional. Bagaimana jika seandainya Paxi, yang memiliki brand yang lebih kuat dan modal yang lebih kuat tiba-tiba memiliki barbershop dengan moda transportasi?

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s