Berhentilah Merasa Menjadi “Korban” Dalam Hidup Anda dan Mulailah : Bergerak !

Hidup Itu Adil

Sudah bekerja keras mati-matian, sudah mencapai target yang dibebankan kepada anda, namun anda merasa tidak kunjung diperhatikan apalagi sampai dipromosikan untuk naik jabatan? Atau lebih parah lagi, ada orang baru dari luar yang tiba-tiba masuk dan mendapatkan posisi yang lebih tinggi daripada diri anda? Kemudian anda bertanya, kenapa ini bisa terjadi pada diri saya pribadi. Lalu anda mulai menggerakkan telunjuk menyalahkan orang lain atas kegagalan yang anda alami.

Atau misalnya anda ditempatkan pada posisi pekerjaan yang anda nilai dibawah kompetensi anda, lalu membuat anda merasa disepelekan atau tidak dihargai. Seolah-olah anda menjadi korban dalam kehidupan anda. Seolah-olah hidup memperlakukan secara tidak adil. Padahal hidup itu adil, karena hidup memperlakukan semua orang tidak adil. Berhentilah merasa menjadi korban.

Anda bukan anak kecil lagi, yang setiap tidak mendapatkan apa yang anda inginkan, anda menangis lalu berguling-guling dan berharap untuk mendapatkan rasa iba dan simpati. Memiliki mentalitas sebagai korban membuat anda akan menjadi semakin lemah, dan membuat anda tidak bergerak kemana-mana. Bahkan memiliki mentalitas perasaan sebagai korban bisa jadi membuat anda melakukan “bunuh diri” profesional.

Jika anda sudah bekerja keras, dan pada akhirnya tidak mendapatkan kenaikan jabatan, apakah itu membuat anda merasa punya hak untuk “ngambek” dan jadi malas bekerja? Tidak ada yang melarang anda untuk melakukan itu. Tapi bukankah hal itu malah merusak reputasi anda dan membuat orang lain menganggap anda tidak dewasa dan tidak profesional?

Jadi apa yang harus anda lakukan? Ya bergerak. Bergerak menuju arah yang lebih positif. Teruslah melakukan hal-hal positif yang anda lakukan. Teruslah bekerja dengan profesionalitas dan semangat. Tidak mudah memag. Tapi yakinkan semangat dalam diri anda, bahwa apapun yang anda lakukan adalah untuk kemajuan diri anda pribadi, bukan orang lain. Pada saat yang bersamaan, teruslah mengasah dan mengembangkan potensi yang anda miliki. Anda bisa belajar dengan membaca buku, mengambil kuliah lagi atau juga mengambil kursus-kursus pendek yang dapat meningkatkan kompetensi anda.

Tingkatkan nilai jual anda. Tunjukkan bahwa anda adalah berlian. Dan jika ada orang bodoh yang mengatakan bahwa berlian dikubangan lumpur adalah tepat berlian juga, maka anda harus menunjukkan kilau anda, pada toko lain yang menghargai berlian yang ditempatkan pada etalase yang mengkilap dan terlindungi. Bukan toko yang menganggap bahwa berlian tempatnya ada di kubangan lumpur. Paham maksud saya?

Jadi berhentilah merasa menjadi korban, dan mulailah menjadi sutradara yang dengan bebas menentukan cerita anda di masa depan.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s