Para Pemenang Annual Report Award 2015

annual-report-awards

Pengumuman para pemenang Annual Report Award 2015 kemarin malam sudah diumumkan. Dari sejumlah juara pada sejumlah kategori, menarik untuk disimak sejumlah nama baru yang bertengger menjadi juara 1 seperti Sarinah pada kategori BUMN keuangan non listed, GMF Aero Asia pada kategori Private non keuangan non listed, Bank Nusantara Parahyangan pada private keuangan listed. Hasil pengumuman kemarin malam benar-benar diluar prediksi kebanyakan orang. Banyak nama besar yang biasanya jadi langgan malah tidak masuk sama sekali kedalam 3 besar.

Pada kategori BUMN keuangan listed, Bank BTN menjadi juara 1 setelah terakhir kali menjuarai kategori ini pada ARA 2010 menggantikan posisi Bank Mandiri. Diurutan ke 2, Bank BNI berhasil masuk setelah tahun kemarin berada di luar 3 besar. Diurutan ke 3, Sarana Multigriya Finansial mampu menunjukkan pada kategori ini bukan lagi dominasi industri perbankan saja. Sebagai informasi tambahan, perusahaan BUMN dikategori ini yang bukan merupakan bank yang mampu masuk kedalam 3 besar adalah Perum Pegadaian pada ARA 2008!.

Pada kategori BUMN Non Keuangan Listed, nama besar langganan 3 besar seperti Aneka Tambang dan Perusahaan Gas Negara malah berada diluar 3 besar. Bahkan susunan 3 besar tahun ini benar-benar berubah sama sekali. Jasamarga menjadi juara dalam kategori ini. Terakhir kali Jasamarga menjadi juara 1 adalah pada ARA 2013. Pupuk Indonesia yang pindah kategori dari BUMN Non Keuangan Non Listed mampu menjadi juara 2. Pembangunan Perumahan untuk kali pertama masuk kedalam 3 besar.

Untuk kategori BUMN Keuangan Non Listed, Asuransi Jasa Indonesia kembali menjadi juara selama 4 tahun berturut-turut mengikuti jejak yang sama yang pernah diraih oleh Bank CIMB Niaga, Bank Syariah Mandiri, Indonesia Power dan Bank DKI. Jika Jasindo tahun depan menjadi juara, maka Jasindo bisa mencetak rekor baru. Kemenangan ini juga membuat Jasindo mampu menyamai rekor CIMB Niaga sebagai Juara 1 ARA terbanyak yakni 6 kali. Taspen mampu memperbaiki peringkat dari tahun sebelumnya berada di peringkat ke 3 menjadi peringkat 2. Diperingkat ke 3 ada Jasa Raharja yang terakhir kali masuk ke dalam 3 besar pada ARA 2012.

Untuk kategori BUMN Non Keuangan Non Listed, Sarinah untuk kali pertama mampu menjadi juara 1 ARA, Bio Farma mampu memperbaiki peringkat dari tahun sebelumnya berada di peringkat ke 3 menjadi peringkat 2. Angkasa Pura I berada di peringkat ke tiga.

Di kategori Private Keuangan Listed, Bank Nusantara Parahyangan menjadi salah satu kejutan utama dengan menjadi juara 1. Adira Dinamika mampu memperbaiki peringkat dari tahun sebelumnya berada di peringkat ke 3 menjadi peringkat 2. Sedangkan Bank Sinarmas berada di posisi ke3 untuk kali pertama.

Di kategori Private Keuangan Non Listed, Bank Syariah Mandiri kembali merebut gelar juara 1 yang sudah dipegang BNI Syariah selama 2 tahun berturut-turut. Gelar juara ini menjadikan Bank Syariah Mandiri sudah memiliki 5 gelar juara 1. BNI Syariah yang sebelumnya 2 tahun berturut-turut jadi juara 1, bahkan harus terlempar dari 3 besar.

Untuk kategori Private Non Keuangan Listed, ABM Investama menjadi kejutan dengan menjuarai kategor ini. Dibawahnya adalah Elnusa dan AKR Corporindo harus puas dengan pencapaian yang sama pada tahun sebelumnya yakni juara 2 dan juara 3.

Untuk kategori Private Non Keuangan Non Listed, GMF Aero Asia mampu menjadi juara pertama dalam kategori ini setelah tahun sebelumnya hanya menjadi juara 3. Pertamina Drilling Service menjadi anak perusahaan Pertamina pertama yang mampu masuk kedalam 3 besar. Baru kali pertama mengikuti ARA, sudah langsung bercokol diperingkat 2. Pupuk Kaltim yang tahun sebelumnya menjadi juara 1 harus puas duduk di peringkat 3.

Pada kategori BUMD Listed, Bank Jatim menjadi juara 1 menggantikan posisi Bank DKI yang sudah 4 tahun bercokol di juara 1. Bank BJB harus tetap puas di peringkat ke 2 sama seperti tahun sebelumnya, dan Bank Jateng yang tahun ini pindah kategori dari BUMD Non Listed mampu berada di posisi ke 3.

Pada kategori BUMD Non Listed, Bank Sumsel Babel mampu mempertahankan gelar juaranya. Yang menarik adalah kemunculan Indo Pusaka Berau sebagai juara 2, menandakan bahwa pada kategori ini tidak hanya miliknya Bank BUMD saja. Bank Kalsel harus puas pada peringkat ke3.

 

Colek Saya di @RojiHasan dan Fakhrurroji Hasan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s